MENCEGAH KAKI DIABETIK

kakiDiabetes melitus adalah penyakit metabolisme yang ditandai dengan gula darah melebihi batas normal atau hiperglikemi (lebih dari 120 mg/dl). Pada orang normal kadar gulanya berkisar 60-120 mg/dl (Maulana M, 2008:35).

Kaki diabetik adalah kelainan pada tungkai bawah kaki yang merupakan komplikasi kronik diabetes mellitus. Suatu penyakit pada diabetesi bagian kaki, dengan gejala dan tanda diantaranya sering kesemutan, nyeri saat istirahat dan kerusakan jaringan. Komplikasi ini terjadi karena kerusakan saraf, pasien tidak dapat membedakan suhu panas dan dingin, rasa sakit pun berkurang.  (Yumizone, 2008). M. Nur Hidayat  menyatakan bahwa salah satu penyulit kronik dari diabetes adalah kaki diabetes. Sering kali kita jumpai penderita mengeluh kaki terasa sakit, kebas, dingin, perubahan warna kulit (kaki tampak pucat atau kebiru-biruan) dan luka yang sukar sembuh. Tidak jarang pasien datang ke puskesmas, rumah sakit pada saat kakinya sudah mengalami infeksi dan berkembang menjadi ulkus gangren. 

Pencegahan kaki diabetik merupakan usaha untuk mengurangi resiko terjadinya ulkus atau luka gangren pada kaki sehingga tidak menimbulkan infeksi. Berikut pencegahan kaki diabetik dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu :

  1. Pencegahan Primer

Perawatan kaki ditujukan untuk pencegahan terjadinya ulkus atau luka, disesuaikan dengan keadaan resiko kaki. Misalnya memberi alas kaki yang baik, menjaga kebersihan kaki, dan memeriksa kaki setelah melepas sepatu atau kaos kaki.

  1. Pencegahan Sekunder

Perawatan kaki ditujukan pada perawatan ulkus :

a. Kontrol metabolik, mengatur kadar glukosa darah diusahakan agar senormal mungkin, untuk mencegah hiperglikemia yang menghambat proses penyembuhan luka

b. Kontrol vaskuler, keadaan vaskuler yang buruk akan menghambat kesembuhan luka. Tindakan yang dilakukan yaitu memperbaiki factor resiko terkait arterosklerosis

c. Perawatan luka, saat ini terdapat banyak sekalimacam pembalut yang masing-masing dapat dimanfaatkan sesuai dengan keadaan luka dan letak luka tersebut

d. Kontrol mikrobiologi, memperbaiki sterilitas dan kebersihan saat  proses perawatan luka.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s